[Lirik] Ziyoou-vachi - PERSONAL (Terjemahan Indonesia)


Perasaan-perasaan yang tak memiliki tempat ini dari manakah asalnya, dan ke manakah nantinya kembali?

Lirik: Avu Barazono
Komposisi: Avu Barazono
Aransemen: Ziyoou-vachi, Koji Tsukada
Single: PERSONAL (#1)
Keterangan: Jigokuraku Season 2 ED

Lirik Romaji:

Ziyoou-vachi - PERSONAL


Mukougawa de kyou mo dareka ga
Susunda yuku sore demo tatteiru
Mune wo sasu kono samishisa yo
Ten mo sen mo togire togire ni

Kamen wa warete
Yari sugosenai hodo
Ikite yukanakucha
Asu ga machimukaeteiru

Hateshinakute
Hakanai ne
Kokoro nante doko ni mo nai to omoeba ii?
Mabushikute yawarakai
Tenohira
Ano hi nigirikaeshita

Ikiba no nai omoi wa ittai
Doko de umarete doko e kaeru no
Yukue shirezu
Ano samishisa wo
Yobitomeru
Koe wa nakutomo

Dare shimo kakaete ikiteiru no da to shite
Amari ni fuan de hora nake mo shinai ne

Damasenai
Yarusenai yo
Nani mo kamo sutete made katanakucha demo
Kowashisou de kowakatta tenohira
Ano hi wa tada tsunaida

Mou hashirenai
Ayumenai yo
Sore demo to mae e to mukau no wa naze?
Wakaranai
Wakaranai mama kuridashite yuku
Asu e odorideru

Hateshinakute
Hakanai ne
Kokoro nante doko ni mo nai to omoeba ii?
Mabushikute yawarakai
Tenohira
Ano hi nigirikaeshita


Lirik Kanji:

女王蜂 『PERSONAL』


向こう側で今日も誰かが
荒んでゆくそれでも立っている
胸を刺すこのさみしさよ
点も線も途切れ途切れに

仮面は割れて
やり過ごせない程
生きてゆかなくちゃ
明日が待ち迎えている

果てしなくて
儚いね
心なんてどこにもないと思えばいい?
眩しくて柔らかい
手のひら
あの日握り返した

行き場のない思いは一体
どこで生まれてどこへ還るの
行方知れず
あのさみしさを
呼び止める
声はなくとも

誰しも抱えて生きているのだとして
あまりに不安でほら泣けもしないね

騙せない
やるせないよ
なにもかも捨ててまで勝たなくちゃでも
壊しそうで怖かった手のひら
あの日はただ繋いだ

もう走れない
歩めないよ
それでもと前へと向かうのは何故?
判らない
判らないまま繰り出してゆく
明日へ踊り出る

果てしなくて
儚いね
心なんてどこにもないと思えばいい?
眩しくて柔らかい
手のひら
あの日握り返した


Terjemahan Indonesia:

Ziyoou-vachi - Pribadi


Di sisi lain sana, tepat hari ini pula
Ada seseorang yang terpuruk tapi tetap berdiri tegak
Rasa kesepian yang terasa menusuk hati ini
Membuat titik-titik serta garis penyambungnya terputus

Topeng ini mulai retak
Sudah tak bisa dibetulkan lagi
Tapi aku harus tetap hidup
Karena esok sedang menantiku

Terasa abadi
Sekaligus fana
Apakah baiknya kuanggap tak ada yang namanya hati?
Telapak tanganmu yang silau
Sekaligus lembut
Kugenggam balik seperti di hari itu

Perasaan-perasaan yang tak memiliki tempat ini
Dari manakah asalnya, dan ke manakah nantinya kembali?
Rasa kesepian itu
Yang entah keberadaannya di mana
Kucoba untuk memanggilnya
Sekalipun tak ada suara yang keluar

Jika semua orang memikulnya selama hidup
Rasanya begitu mengkhawatirkan, mau ditangisi pun tak bisa

Sulitnya menipu diri sendiri
Hingga merasa tak berdaya
Meski harus merelakan segalanya hanya untuk menang
Telapak tangan yang kutakutkan akan rapuh
Cukup kugandengi di hari itu

Aku sudah tak bisa berlari lagi
Bahkan tak sanggup melangkah
Tapi mengapa tetap saja aku melihat ke depan?
Aku tidak tahu
Tanpa pernah tahu, kudorong diriku
Dan terus menari hingga esok hari

Terasa abadi
Sekaligus fana
Apakah baiknya kuanggap tak ada yang namanya hati?
Telapak tanganmu yang silau
Sekaligus lembut
Kugenggam balik seperti di hari itu


Posting Komentar

0 Komentar