ReoNa - Canaria


Suara nyanyianmu itu bagaikan cahaya yang mampu menembus hutan terdalam

Lirik: Kei Hayashi
Komposisi: Kegani
Aransemen: Kegani
Single: SWEET HURT (#3)
Keterangan: Happy Sugar Life Episode 9 ED

Lirik Romaji:

ReoNa - Canaria

Hon no chiisa na hidamari wo
Hanbun kozutsu ni shite
Atatameaeta hi ga
Mou dou shiyou mo naku itoshii

Garasu-goshi no marude tsumibito
Fureau koto wa mou dekinainda yo
Itsuka dokoka mata deaeru nara
Kizu wo tsuketa koto mo yuruseru no kana

Kanaria anata no sono utagoe wa
Fukai fukai mori e to sashikonda hikari
Sayonara amari ni mabushii iro ni
Watashi wa me wo sorasu dake
Kono itami ga kieru made

Kaketa toko togatta toko
Otagai no katachi wo
Tashikameaeta hi mo
Ima wa subete ga munashii

Sore wa awai marude enogu de
Majiriaeba kuroku nigotteiku dake
Moshimo shiroku nurinaoseru nara
Sukitooru you na hibi wo egakeru no kana

Kanaria anata no sono habataki wa
Takai takai sora e to maiagatte yuku
Sayonara chigirete tobenakunareba
Zutto soba ni irareta noni

Mado kara nozoku kareta tsuta no ha
Kaze ni fukarete mata ochite yuku
Hira hira hira
Ima saigo no hitoha ga hora

Kanaria anata no sono manazashi wa
Furereba yogorete kumotteiku kagami
Sayonara kono ame agaru koro ni wa
Arainagasareteiru darou

Kanaria anata no sono utagoe wa
Fukai fukai mori e to sashikonda hikari
Sayonara amari ni mabushii iro ni
Watashi wa me wo sorasu dake
Nanimo kamo ga owaru made


Lirik Kanji:

ReoNa 『カナリア』

ほんの小さな陽だまりを
半分こずつにして
暖め合えた日が
もうどうしようもなく愛しい

ガラス越しのまるで罪人
触れ合うことはもうできないんだよ
いつか どこか また出会えるなら
傷を付けたことも許せるのかな

カナリア あなたのその歌声は
深い深い森へと差し込んだ光
さよなら あまりに眩しい色に
わたしは目を逸らすだけ
この痛みが消えるまで

欠けたとこ 尖ったとこ
お互いの形を
確かめ合えた日も
今はすべてが虚しい

それは淡い まるで絵の具で
混じり合えば黒く濁っていくだけ
もしも白く塗り直せるなら
透き通るような日々を描けるのかな

カナリア あなたのその羽ばたきは
高い高い空へと舞い上がっていく
さよなら 千切れて飛べなくなれば
ずっとそばにいられたのに

窓から覗く枯れた蔦の葉
風に吹かれてまた落ちていく
ひら ひら ひら
今 最後の一葉がほら

カナリア あなたのその眼差しは
触れれば汚れて 曇っていく鏡
さよなら この雨 上がる頃には
洗い流されているだろう

カナリア あなたのその歌声は
深い深い森へと差し込んだ光
さよなら あまりに眩しい色に
わたしは目を逸らすだけ
何もかもが終わるまで


Terjemahan Indonesia:

ReoNa - Burung Kenari

Setitik sinar matahari kecil
Terbelah menjadi dua
Namun sinarnya tetap menghangatkan
Dan amat berharga tak tertahankan

Aku seorang pendosa yang seolah terperangkap di balik kaca
Kita pun sudah tidak bisa bersentuhan satu sama lain
Seandainya kita dapat bertemu lagi suatu hari di lain tempat
Mungkin saja kau dapat memaafkanku yang pernah melukaimu

Burung kenari, suara nyanyianmu itu
Bagaikan cahaya yang mampu menembus hutan terdalam
Selamat tinggal. Pada cahaya yang amat menyilaukan itu
Aku hanya perlu memalingkan mata darinya
Hingga rasa sakitku ini dapat menghilang

Sisi yang tumpul maupun sisi yang runcing
Sama-sama memiliki wujud yang serupa
Bahkan setelah menghabiskan hari untuk memastikan
Kini segalanya menjadi terasa hampa

Semua itu perumpamaan warna cat yang sama-sama terang
Yang hanya akan menjadi keruh begitu dicampuradukkan
Seandainya warna-warna itu bisa kembali menjadi putih
Mungkin saja bisa dipakai melukiskan hari yang transparan

Burung kenari, kepakan sayapmu itu
Mampu terbang tinggi, tinggi sampai langit sana
Selamat tinggal. Andaikan sayapmu tak mampu terbang lagi
Aku telah ada di sampingmu selamanya

Daun waru landak kering yang kuintip lewat jendela
Mulai terbang bersama angin, namun terjatuh lagi
Melayang, melayang, melayang
Kini lihatlah ke mana sepucuk daun terakhir itu terbang

Burung kenari, tatapan darimu itu
Tampaknya seperti cermin kotor begitu kusentuh
Selamat tinggal. Begitu hujan ini berakhir
Mungkin saja kotorannya dapat tersapu bersih kembali

Burung kenari, suara nyanyianmu itu
Bagaikan cahaya yang mampu menembus hutan terdalam
Selamat tinggal. Pada cahaya yang amat menyilaukan itu
Aku hanya perlu memalingkan mata darinya
Hingga semuanya dapat berakhir


Posting Komentar

0 Komentar