[Lirik] BEYOOOOONDS - Kinoko Takenoko Daisenki (Terjemahan Indonesia)


Yang paling bagus itu jamur! Salah, yang paling bagus itu rebung!

Lirik: Kenichi Maeyamada
Komposisi: Kenichi Maeyamada
Aransemen: Kenichi Maeyamada
Album: BEYOOOOOND1St (#7)

Ringkasan cerita lagu:
Perbedaan pendapat perkara mana jenis cemilan Jepang yang paling enak: biskuit coklat berbentuk jamur atau rebung.


Lirik Romaji:

BEYOOOOONDS - Kinoko Takenoko Daisenki


Aa naze hito wa arasoun darou
Te wo toriau beki na no ni
Dakedo shirokuro tsukeneba naranu
Tatakai ga koko ni aru

Sore wa
Kinoko! Takenoko!
Kinoko! Takenoko!
Kinoko! Takenoko!
Nokonoko daisenki

Yappa kinoko desho
Iya takenoko desho
Anta daijoubu?
Kocchi no serifu yo!
Ki ga shirenai wa ne
Mohaya kawaisou
Honto gankomono
Ittereba ii wa

Kinoko! Takenoko!
Takenoko! Kinoko!
Kinoko! Takenoko!
Takenoko! Kinoko!

Kyoumi nai katagata nya
Dou demo ii kamo ne
Muda na arasoi tte
Warau kashira ne
Shikashi kore wa seigi sono mono
Dare ni mo yogosarenu shinjou

Arasoi wa mata arasoi wo umu keredo
Waga shinjitsu no tame
Kotae wa hitotsu dake

Nikushimi wa mata nikushimi wo umu keredo
Kono rensa wo tachikiru no wa
Shouri! Shouri! Shouri! Shouri! Shouri!
Soko ni dakyou wa nai

"Sente ichioka meijin"
"Ni roku kinoko"
"Gote takase meijin"
"San hachi takenoko"


Totte torarete dainessen
Otto koko de ohiru kyuukei
Menyuu wa nanda!?
"Ichioka meijin, yahari kinoko desu!"
"Takase meijin wa touzen takenoko!"


Achira kochira de tatakai wa tsudzuku
Itta iwanu de mizu kake gassen
Gunshuu makikomi masumasu hiitoappu
Mohaya souten zurezure zureteru
WAR! WAR! WAR! WAR!

"Matte minna! Arasou nante okashii yo"
"Hontou ni taisetsu na mono wo miushinatteru"
"Jibun no kokoro no naka chanto mitsume naoshite mite yo"


Kirai na wake janai
Tada mitometaku nakatta
Omoi wa yuruganu kedo
Ukeireyou kinoko/takenoko

Sou kanzen na heiwa wa nai
Kanashimu beki koto dakedo
Dakedo tomo ni mitomeai nagara
Ikiru michi wa aru hazu

Datte ningen ni wa ai ga aru
Omonbakaru kokoro ga aru
Dare mo dareka kizutsukecha ikenai
Saa te to te wo tsunagou

La La La...

Kakushite "nokonoko kyuusen kyoutei" ga musubareta
Shikashi ryousha ga kanzen ni wakari au koto wa nai darou
Daga shokun sore ga ningen na no da
Sore ga ikiru to iu koto na no da
Tagai no chigai wo mitome tagai no michi wo aruite iku
Kinoko yo eien nare!
Takenoko yo eien nare!



Lirik Kanji:

BEYOOOOONDS 『きのこたけのこ大戦記』


あゝ なぜ人は争うんだろう
手を取り合うべきなのに
だけど白黒つけねばならぬ
闘いがここにある

それは
きのこ!たけのこ!
きのこ!たけのこ!
きのこ!たけのこ!
のこのこ 大戦記

やっぱきのこでしょ
いやたけのこでしょ
あんた大丈夫?
こっちのセリフよ!
気が知れないわね
もはや可哀想
ほんと頑固者
言ってればいいわ

きのこ!たけのこ!
たけのこ!きのこ!
きのこ!たけのこ!
たけのこ!きのこ!

興味ない方々にゃ
どうでもいいかもね
無駄な争いって
笑うかしらね
しかしこれは正義そのもの
誰にも汚されぬ信条

争いはまた争いを産むけれど
我が真実のため
答えはひとつだけ

憎しみはまた憎しみを産むけれど
この連鎖を断ち切るのは
勝利!勝利!勝利!勝利!勝利!
そこに妥協はない

「先手 一岡名人」
「2六 きのこ」
「後手 高瀬名人」
「3八 たけのこ」

取って取られて大熱戦
おっとここでお昼休憩
メニューはなんだ!?
「一岡名人、やはりきのこです!」
「高瀬名人は当然たけのこ!」

あちらこちらで 闘いは続く
言った言わぬで 水かけ合戦
群衆巻き込み ますますヒートアップ
もはや争点 ズレズレズレてる
WAR!WAR!WAR!WAR!

「待ってみんな! 争うなんておかしいよ」
「本当に大切なものを見失ってる」
「自分の心の中 ちゃんと見つめ直してみてよ」

嫌いなわけじゃない
ただ 認めたくなかった
思いは 揺るがぬけど
受け入れよう きのこ/たけのこ

そう 完全な平和はない
悲しむべきことだけど
だけど 共に認め合いながら
生きる道はあるはず

だって 人間には愛がある
おもんばかる心がある
誰も 誰か傷つけちゃいけない
さあ 手と手をつなごう

La La La…

かくして 「のこのこ休戦協定」が結ばれた
しかし 両者が完全に分かり合うことはないだろう
だが諸君 それが人間なのだ
それが生きるということなのだ
互いの違いを認め 互いの道を歩いていく
きのこよ 永遠なれ!
たけのこよ 永遠なれ!


Terjemahan Indonesia:

BEYOOOOONDS - Perang Panjang Antara Jamur dan Rebung


Ah, mengapa semua orang berkelahi?
Padahal seharusnya kita saling bergandengan tangan
Meski begitu, pertarungan yang belum ditentukan salah-benarnya
Sedang berlangsung di sini

Itu adalah
Jamur! Rebung!
Jamur! Rebung!
Jamur! Rebung!
Perang panjang antar organisme lunak

Yang paling bagus itu jamur!
Salah, yang paling bagus itu rebung!
Situ sehat?
Harusnya aku yang bilang begitu!
Aku masih gagal paham denganmu
Lama-lama aku kasihan padamu
Kau memang keras kepala sekali
Lebih baik mengaku saja!

Jamur! Rebung!
Rebung! Jamur!
Jamur! Rebung!
Rebung! Jamur!

Bagi yang tak menghiraukannya
Sepertinya tak menganggap ini perkara penting
Mereka mungkin bakal tertawa
Dan bilang ini cuma pertikaian sia-sia
Tapi justru inilah keadilan tersendiri
Keyakinan yang tak dapat digoyahkan siapa pun

Perselisihan hanya akan menimbulkan lebih banyak perselisihan
Namun, bagi kebenaran kita sendiri
Hanya inilah satu-satunya jawaban

Kebencian hanya akan menimbulkan lebih banyak kebencian
Namun, yang dapat mematahkan rantai pengekang ini ialah
Kemenangan! Kemenangan! Kemenangan! Kemenangan! Kemenangan!
Di luar itu, tak ada yang namanya jalan damai

"Gerakan pertama, Pemain Ichioka"
"Jamur ke posisi 2-6"
"Gerakan kedua, Pemain Takase"
"Rebung ke posisi 3-8"


Inilah persaingan merebut atau direbut
Waduh! Waktunya istirahat makan siang dulu
Menunya apa!?
"Jenderal Ichioka sudah pasti makannya jamur!"
"Jenderal Takase jelas-jelas makannya rebung!"


Pertarungan sengitnya masih berlanjut sana-sini
Kita cekcok satu sama lain, melempar sumpah serapah ke sana kemari
Yang di sekitar jadi ikut terseret, membuat suasana makin memanas
Kalau terus begini, tak ada artinya lagi kita berselisih karena apa
PERANG! PERANG! PERANG! PERANG!

"Tunggu dulu, semuanya! Harusnya kita jangan berkelahi!"
"Nanti kita bakal kehilangan sesuatu yang benar-benar berharga!"
"Lebih baik lihat lagi apa yang ada di lubuk hati, dan coba pikirkan ulang!"


Aku bukannya membencimu
Aku hanya tak ingin mengakui cara pandangmu
Ketetapanku sendiri takkan berubah
Jadi marilah kita saling terima, jamur/rebung

Ya, kita belum mencapai titik damai
Dan kita harus merasa sedih atas hal ini
Namun, semestinya ada jalan bersama untuk tetap lanjut
Selagi kita menerima satu sama lain

Lagi pula, manusia itu memiliki rasa sayang
Kita memiliki hati yang penuh toleransi
Jadi, kita tidak boleh saling menyakiti
Dan sekarang, marilah kita bergandengan tangan

La La La...

Dengan demikian, "Gencatan Perang Antar Organisme Lunak" telah ditetapkan
Akan tetapi, dua kubu ini belum dapat sepenuhnya memahami satu sama lain
Meski begitu, wahai semuanya, itulah yang namanya menjadi manusia
Itulah yang namanya menjalani hidup selayaknya manusia
Mengakui perbedaan satu sama lain serta melangkah di jalan yang sama
Hiduplah, Jamur!
Hiduplah, Rebung!

Posting Komentar

0 Komentar