[Lirik] Kalafina - Mata Kaze ga Tsuyoku Natta (Terjemahan Indonesia)


Lagi-lagi angin berembus kuat; begitu kuatnya hingga langsung ke arahku

Lirik: Yuki Kajiura
Komposisi: Yuki Kajiura
Aransemen: Yuki Kajiura
Album: Seventh Heaven (#7)

Lirik Romaji:

Kalafina - Mata Kaze ga Tsuyoku Natta


Bokura ga noru hazu datta fune wa shizundeita
Yakekogeta chizu dake ga nami ni yureteita
“weigh your anchor…and dream on!”

Umi wo wataru tsubame wa kawaki ni ononoki-nagara
Natsukashii furusato no haru wo yumemiteta
“storm is coming…”

Sono fune wa honoo ni tsutsumarete
Michi no misaki ni kieta no desu
Minazoko ni kuchita rashinban ga
Ima mo mada kita wo sashiteimasu 

Mata kaze ga tsuyoku natta 

Michi wo terasu hazu datta hoshi wa yami ni ochiteita
Moeru hesaki ni hitori kimi wa tatazunda
“storm is coming…!”

Subete no hikari no kiesatta
Anata no yubi no sukima ni wa
Nametara sukoshi dake shiokarai
Kunan no tsubu ga nokoru deshou
Nan no yaku ni mo tatanai kedo
Sukoshi hikari ni niteru sore ga
Watashi ga anata ni nokoshite yuku
Tatta hitotsu no
Okurimono 

Mata kaze ga tsuyoku natta
Boku no hou e fuite kita 

weigh your anchor…and dream on!


Lirik Kanji:

Kalafina 『また風が強くなった』


僕等が乗る筈だった船は沈んでいた
焼け焦げた地図だけが波に揺れていた
”weigh your anchor…and dream on!”

海を渡る燕は渇きに戦きながら
懐かしい故郷の春を夢見てた
”storm is coming…”

その船は炎に包まれて
未知の岬に消えたのです
水底に朽ちた羅針盤が
今もまだ北を指しています

また風が強くなった

道を照らす筈だった星は闇に堕ちていた
燃える舳先に独り君は佇んだ
”storm is coming…!”

全ての光の消え去った
貴方の指の隙間には
嘗めたら少しだけ塩辛い
苦難の粒が残るでしょう
何の役にも立たないけど
少し光に似てるそれが
私が貴方に残して行く
たったひとつの
おくりもの

また風が強くなった
僕の方へ吹いて来た

weigh your anchor…and dream on!


Terjemahan Indonesia:

Kalafina - Lagi-lagi Angin Berembus Kuat


Kapal yang semestinya kita naiki akhirnya sudah karam
Sedangkan peta yang terbakar hangus diguncangkan bersama ombak
"Angkat jangkarmu... dan bermimpilah!"

Sementara burung-burung walet yang melintasi laut berusaha menahan dahaganya
Mereka memimpikan musim semi yang membawa rindu terhadap kampung halamannya
"Badai akan datang..."

Kapal itu diberi rangkulan panas oleh nyala apinya
Lalu menghilang tanpa jejak di tanjung jalan itu
Sedangkan kompas yang berkarat di dasar lautan
Masih menunjukkan arahnya ke utara hingga kini

Lagi-lagi angin berembus kuat

Bintang yang semestinya menerangi jalan akhirnya terjatuh ke dalam kegelapan
Sementara kau berdiri diam di atas haluan kapal yang membakar menyala
"Badai akan datang..."

Saat kau menjilati celah di antara jari-jarimu itu
Yang menjadi penyebab sirnanya segala cahaya
Rasanya cuma sedikit asin
Dan butir-butir penderitaan masih tersisa di sana
Meskipun kau tak berdiri tanpa alasan yang pasti
Kau masih sedikit menyerupai cahaya itu sendiri
Berkat apa yang kutinggalkan kepadamu
Yaitu satu-satunya
Hadiah pemberianku

Lagi-lagi angin berembus kuat
Begitu kuatnya hingga langsung ke arahku

Angkat jangkarmu... dan bermimpilah!


(Spotify Streaming)

Posting Komentar

0 Komentar