[Lirik] Halo at Yojouhan - Naraku (Terjemahan Indonesia)

Kedalaman laut yang bernaung di hatiku sedang mengawasimu penuh rasa cemburu

Lirik: Shouta Watai
Komposisi: Shouta Watai
Aransemen: Halo at Yojouhan
Single/Album: Naraku (#1) | ANATOMIES (#2)
Keterangan: Radiant Season 2 OP #1

Lirik Romaji:

Halo at Yojouhan - Naraku


Kono karada wo meguru unmei no yukue wo kimeru no wa

Mayoikonda machi no kensou ni toikakeru
Jibun jishin wo gisei ni shite made mamoritai mono wa aru ka

Kokoro ni sumitsuita naraku ga
Kochira wo urayande mitsumeteiru
Mienai beeru de kono me wo
Kakushite shimaeba raku kana

Arashi no naka de koe wo karashite
Soredemo tsutaetai koto
Arasoi no ato osoroi no kizu ni
Houtai wo maite waraou

Egakidashita hazu no shouzouga
Ikudo mo kakinaoseba nijinde yabureta
Hakushi ni modosanakucha

Yurameita kokoro wo misereba
Sugu ni nomarete shimau darou

Kazashita yaiba no sono hokosaki ga
Aku to wa ii kirezu tomo
Kono mi wo toshite mamoru to kimeta mono no tame ni
Aku ni mo narou

Kono karada wo meguru unmei no yukue wo kimeru no wa

Arashi no naka de koe wo karashite
Soredemo tsutaetai koto
Naraku omae ga shikiri ni motomeru ketsumatsu wo
Kakikesu made

Arashi no naka de koe wo karashite
Arasoi no ato osoroi no kizu ni
Houtai wo maite waraou

Sukunaku tomo, sendo


Lirik Kanji:

Halo at 四畳半 『ナラク』


この身体を巡る運命の行方を決めるのは

迷い込んだ街の喧騒に問い掛ける
自分自身を犠牲にしてまで守りたいものはあるか

心に棲みついたナラクが
こちらを羨んで見つめている
見えないヴェールでこの目を
隠してしまえば楽かな

嵐の中で声を嗄らして
それでも伝えたいこと
争いのあと お揃いの傷に
包帯を巻いて笑おう

描き出したはずの肖像画
幾度も描き直せば 滲んで破れた
白紙に戻さなくちゃ

揺らめいた心を見せれば
すぐに呑まれてしまうだろう

翳した刃の その矛先が
悪とは言い切れずとも
この身を賭して 守ると決めたものの為に
悪にもなろう

この身体を巡る運命の行方を決めるのは

嵐の中で声を嗄らして
それでも伝えたいこと
ナラク お前がしきりに求める結末を
掻き消すまで

嵐の中で声を嗄らして
争いのあと お揃いの傷に
包帯を巻いて笑おう

少なくとも、千度


Terjemahan Indonesia:

Halo at Yojouhan - Kedalaman Laut


Apa yang menentukan adanya takdir yang mengalir di tubuhku ini ialah...

Tersesat di kota yang hiruk pikuk, aku mempertanyakan diri sendiri
Mengenai layaknya berkorban demi sesuatu yang ingin kulindungi

Kedalaman laut yang bernaung di hatiku
Sedang mengawasimu penuh rasa cemburu
Apakah rasanya mudah menyembunyikan mata
Menggunakan pelindung kepala yang tak terlihat?

Aku mulai kehabisan suara di tengah badai
Meski begitu, masih ada hal yang ingin kusampaikan padamu
Seusai pertikaian ini, marilah kita tertawa
Sambil mengobati luka masing-masing dengan perban

Lukisan potret ini seharusnya kugambarkan sampai selesai
Namun cat lukisannya berlepotan saat aku menggambarnya entah berapa kali
Dan kini aku harus menggantinya jadi kanvas putih kosong lagi

Jika hati yang bimbang ini kuperlihatkan
Maka tak lama lagi diriku akan semakin tenggelam

Ujung dari pedang yang kupegang sampai ke atas
Takkan selalu menunjukkan kejahatan
Namun jika aku membahayakan diri demi sesuatu yang kuputuskan untuk dilindungi
Mungkin saja sudah menjadi suatu kejahatan

Apa yang menentukan adanya takdir yang mengalir di tubuhku ini ialah...

Aku mulai kehabisan suara di tengah badai
Meski begitu, masih ada hal yang ingin kusampaikan padamu
Hingga akhir yang selama ini kau minta
Terhapuskan di kedalaman laut

Aku mulai kehabisan suara di tengah badai
Seusai pertikaian ini, marilah kita tertawa
Sambil mengobati luka masing-masing dengan perban

Lakukanlah, setidaknya ribuan kali


Posting Komentar

0 Komentar