Kalafina - Hyakka Ryouran


Di dalam kobaran api yang mekar seperti bunga, sosok kita tetap berdiri bangkit saat ini

Lirik: Yuki Kajiura
Komposisi: Yuki Kajiura
Aransemen: Yuki Kajiura
Single/Album: Hyakka Ryouran (#1) | Kalafina All Time Best 2008-2018 (#12 Disc 3)
Keterangan: Katsugeki/Touken Ranbu ED

Lirik Romaji:

Kalafina - Hyakka Ryouran


Yume wo mite bokura wa naita
Namida wo motanu hazu no
Hagane no kokoro de
Sadame wo omotta
Chigau yoake no iro wo inori

Nani wo mamoru tame ni mata
Kieta toki wo samayotte
Horobi e to kakenukeru
Hikari hanatsu yaiba

Ano toki kiete itta
Akai niji no kanata ni wa
Kimi ga mita sekai ga mada
Mezame wo shirazu ten ni atte

Hana no you ni saku honoo no naka ni
Ima mo tatazumu bokura no sugata
Kizamikomareta michi ni kooru
Kudaketa yume no ato

Nokosareta bokura wa kitto
Sabita kusari wo tsunagu saigo no kakera de
Mitodoketa yoru no
Tsuki no hikari wo aoku yadosu yaiba

Mamoritai to omou no wa
Kimi ga yume wo mita sekai
Hikari e to kakenuketa
Sono michi no mabushisa

Omoi wo nokoshita mama
Kokoro wa chitteiku keredo
Yakeochita michi wo tadori
Amata no yume ga ima mo sora wo kogasu
Itsuka homura wa ten ni todoku


Lirik Kanji:

Kalafina 『百火撩乱』


夢を見て僕らは泣いた
涙を持たぬ筈の
鋼の心で
運命(さだめ)を思った
違う夜明けの色を祈り

何を守る為にまた
消えた時を彷徨って
滅びへと駆け抜ける
光放つ刃

あの時消えて行った
紅い虹の彼方には
君が見た世界がまだ
目醒めを知らず天にあって

花のように咲く炎の中に
今も佇む僕らの姿
刻み込まれた道に凍る
砕けた夢の痕

残された僕らはきっと
錆びた鎖を繋ぐ最後の欠片で
見届けた夜の
月の光を蒼く宿す刃

守りたいと思うのは
君が夢を見た世界
光へと駆け抜けた
その道の眩しさ

思いを残したまま
心は散って行くけれど
焼け堕ちた道を辿り
数多の夢が今も空を焦がす
いつか焔は天に届く


Terjemahan Indonesia:

Kalafina - Api Bermekaran


Setelah melihat mimpi, kita menangis
Meski tahu bahwa air mata pun tak ada
Di dalam hati baja kita
Maka kita berharap atas takdir
Untuk mendatangkan fajar dengan warna yang berbeda

Demi melindungi sesuatu
Kita kembali berkelana pada waktu yang tak menentu
Dan terus berlari menuju kehancuran
Dengan membawa pedang yang memancarkan cahaya

Di balik pelangi merah
Yang telah lama menghilang
Dunia yang kau lihat masih menunggu
Dalam keadaan tertidur bersamaan dengan surga

Di dalam kobaran api yang mekar seperti bunga
Sosok kita tetap berdiri bangkit saat ini
Apa yang tampaknya membeku di jalan yang terukir
Merupakan sisa-sisa mimpi yang telah lama hancur

Kita yang masih tertinggal di sini sudah pasti
Memegang pecahan terakhir untuk menghubungkan rantai berkarat ini
Malam yang telah disaksikan sampai akhir
Memberkahi pedang kita dengan terang biru rembulan

Sesuatu yang ingin dapat kulindungi
Ialah dunia yang lama kau mimpikan
Dengan silauan cahaya pada jalan
Di mana kita berlari ke arah sinarnya

Perasaan ini ditinggalkan jauh
Seiring hati kita semakin tercerai berai
Namun saat mengikuti jalanan membara ini
Banyak mimpi kita yang masih membakar langit
Maka suatu saat nanti, api kita akan mencapai surga


Posting Komentar

0 Komentar